10 Hal Unik dari Dedi Mulyadi yang Membuatnya Berbeda dari Kepala Daerah Lain

by -56 Views
10 Hal Unik dari Dedi Mulyadi yang Membuatnya Berbeda dari Kepala Daerah Lain
10 Hal Unik dari Dedi Mulyadi yang Membuatnya Berbeda dari Kepala Daerah Lain
banner 468x60

Perdana.Asia – Dedi Mulyadi mungkin adalah salah satu kepala daerah paling unik di Indonesia hari ini.

Semakin diperhatikan, semakin terasa bahwa Dedi Mulyadi bukan sekadar gubernur biasa. Ia seperti perpaduan antara politisi, budayawan, aktivis lingkungan, konten kreator, sekaligus juru cerita sejarah Sunda.

banner 336x280

10 Hal Unik dari Dedi Mulyadi

Hal pertama yang paling menonjol dari Dedi Mulyadi adalah kemampuannya memainkan simbol budaya. Mahkota Binokasih, Batu Tulis, Prabu Siliwangi, hingga filosofi Sunda lama dibawa masuk ke ruang politik modern. Dan menariknya, publik justru merasa dekat dengan narasi itu.

Cara berbicaranya pun berbeda dari kebanyakan pejabat. Pidato KDM sering terdengar seperti cerita orang kampung yang sedang menjelaskan kehidupan, alam, dan sejarah kepada rakyatnya sendiri. Tidak terlalu birokratis, tetapi penuh simbol dan makna.

Di saat banyak kepala daerah masih kaku menghadapi media sosial, KDM justru menjadikan platform digital sebagai kekuatan utama komunikasinya. Kontennya spontan, emosional, kadang lucu, kadang penuh kemarahan, tetapi selalu terasa dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

KDM juga termasuk sedikit kepala daerah yang serius membawa isu lingkungan menjadi narasi politik utama. Ia terus bicara soal hutan, sungai, tata ruang, kawasan resapan, hingga alih fungsi lahan yang dianggap merusak masa depan Jawa Barat.

Meski kini menjabat gubernur, karakter “nyunda” KDM tidak hilang. Ia tetap menggunakan bahasa Sunda dalam forum resmi dan membawa filosofi Sunda ke dalam kebijakan maupun pidatonya.

Keunikan lain, KDM mampu dekat dengan rakyat kecil sekaligus tetap diterima elite politik nasional. Ia juga cukup sering mengkritik sistem politik dari dalam, termasuk soal tekanan partai dan mekanisme fraksi yang menurutnya membatasi keberanian politisi membela rakyat.

Dan mungkin yang paling menarik, KDM berhasil membuat banyak orang Sunda kembali merasa bangga terhadap identitas budaya mereka sendiri.

Itulah yang membuat KDM terasa berbeda dibanding kepala daerah lain hari ini.

Penulis: Bang Enyoi

banner 336x280